Manfaat Wortel dalam membantu kesehatan mata

14 February 2017

Wortel merupakan salah satu sayuran yang sudah dikenal semua orang. Dari bentuknya yang memanjang serta warnanya yang sebagian besar orange atau merah mudah menjadikan wortel salah satu sayuran yang mudah dikenali.  Sebagian besar dari kita juga pasti mengetahui bahwa sayuran tersebut sangat baik untuk menjaga kesehatan organ mata. Selain dikonsumsi dalam bentuk sayuran, acar  ataupun  salad, cara paling praktis untuk mendapatkan vitamin dan mineral dari wortel adalah membuatnya menjadi jus.

Dalam satu gelas jus wortel (sekitar 250 ml) sudah mencukupi kebutuhan vitamin A harian.  Jadi, makan wortel secara langsung atau di buat jus serta sayuran sangat dianjurkan.

Wortel merupakan salah satu sayuran yang memiliki berbagai nutrisi serta vitamin yang di butuhkan oleh seluruh organ tubuh . Kandungan vitamin di dalam wortel sangat lengkap yaitu Vitamin A, B, C, D, E dan K.  Selain itu ada juga kandungan lain seperti beta karoten, karbohidrat, protein, lemak, fosfor, kalsium, zat besi, asam amino, serat tinggi dan juga minyak esensial.

Namun, ternyata bukan itu saja manafaat wortel bagi tubuh anda.  Ada beberapa manfaat lain, diantaranya :Sumber beta karoten dalam wortel akan di ubah oleh organ hati menjadi sumber vitamin A. Maka tak mengherankan, jika seseorang rutin mengkonsumsi wortel dalam menu hariannya, maka organ matapun akan terjaga kesehatannya sepanjang waktu. Warna oranye cerah pada wortel sebagian besar berasal dari beta karoten. Beta karoten ini diubah menjadi vitamin A di dalam hati, yang kemudian ditransformasikan dalam retina untuk rhodopsin, pigmen yang meningkatkan kemampuan penglihatan. Wortel juga mengandung lutein. Betakaroten dan lutein bisa kita temukan di retina mata. Kedua komponen tersebut melindungi mata, terutama pada malam hari. Selain itu, beta karoten juga dikenal membantu melindungi mata terhadap degenerasi makula dan katarak.

Wortel menjadi salah satu sayuran yang sangat efektif untuk menangkal berbagai jenis kanker yang sangat mematikan seperti kanker payudara, paru-paru serta usus besar. Ini dikarenakan adanya kandungan falcarinol.

Untuk organ Jantung,  kandungan beta karoten, alfa karoten serta lutein menjadikan wortel sangat di butuhkan sehingga  terhindari dari risiko berbagai gangguan atau serangan jantung. Demikian juga pencegah Stroke Yang Ampuh. Rutin mengkonsumsi sayuran orange atau wortel dapat mengurangi dan mencegah penyakit stroke yang bisa mengancam  kesehatan.

Selain itu, Wortel berperan penting dalam membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang dapat merusak gigi dan gusi, hal ini dikarenakan, wortel memiliki kandungan mineral tertentu yang dapat mencegah kerusakan gigi. Kandungan beta karoten yang sangat tinggi dalam sebuah wortel dapat memperlambat penuaan sel, sehingga membuat seseorang terlihat lebih awet muda. 

Bagi pencernaan,  Kandungan Vitamin A dalam wortel dapat membersihkan organ usus besar serta empedu dan lemak  dalam organ hati  secara alami serta efektif.

Dari data penelitian ditemukan juga  salah satu efeknya  membantu dalam  meningkatkan kesuburan  kaum  pria. Para  peneliti melakukan analisis terhadap efek dari buah-buahan dan sayur-sayuran terhadap kesehatan sperma.  Ternyata hasil menunjukkan, wortel-lah yang memiliki efek paling baik.

Menurut studi tersebut, wortel dapat memberikan efek motalitas (pergerakan) yang paling kuat terhadap sperma. Motalitas  adalah istilah yang digunakan  untuk menunjukkan kemampuan sperma untuk berenang menuju sel telur.  Studi yang dipublikasi pada  jurnal Fertility and Sterility  melibatkan hampir 200 pria muda yang mengikuti diet variasi buah dan sayuran. Peserta kemudian melakukan pemeriksaan sperma untuk mengetahui efek diet yang mereka lakukan.

Menurut studi tersebut, ubi dan melon dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma. Namun, wortel juga dapat meningkatkan performa sperma antara 6,5 dan 8 %

Sementara itu, buah dan sayuran berwarna merah, khususnya buah  tomat, mengandung senyawa antikanker likopen. Senyawa tersebut memiliki kaitan dengan penurunan jumlah sperma cacat antara 8 dan 10 %.

Menurut penelitian tersebut,  pria muda sehat sebaiknya meng konsumsi karotenoid, hal ini dikaitkan dengan motalitas (pergerakan)  sperma, dan  mengkonsumsi likopen memperbaiki  bentuknya.

Studi sebelumnya dari Harvard,  menunjukkan, pria yang mengonsumsi makanan berlemak jenuh paling banyak memiliki jumlah sperma yang rendah dengan kualitas yang buruk pula. Sementara itu, pria yang banyak makan lemak "baik", termasuk asam lemak omega-3, memiliki kualitas sperma yang lebih baik daripada mereka yang tidak.

Sumber:

Polahidupsehat,  intipkesehatan, kompashealth, dailymail